Topeng Politisi


Bada Isya, tak seperti biasanya di mushola berkumpul ibu-ibu, bapak-bapak bahkan pemuda dan pemudi. Akan ada kegiatan apakah? Tanyaku dalam hati, begitu juga dengan istriku yang tak tahu-menahu perihal kegiatan malam itu. 


Dari dalam rumah yang jaraknya hanya sekitar 15 Km. Kami menguping ada apa gerangan. Mau ngintip dari jendela rasanya tak mungkin, rawan ketahuan. 


Dengan sabar kami menunggu bocoran hingga acara pun dimulai. Dari situlah terdengar orasi dan pemaparan oleh beberapa orang yang suaranya kadang jelas dan tidak. 


Tapi, bahasa yang digunakan adalah bahasa indonesia. Bukan bahasa sunda. Setelah selesai, barulah kami tahu dengan detail. Katanya ada "dewan" yang siap ngasih tenda sebagaimana kebutuhan masyarakat. Tapi, bagitu ditanya balik ukuran dan modelnya seperti apa, masih blank. 


Satu hal yang disampaikan oleh sang informan, jika kampung sebelah juga pernah dikasih tenda. Perlu diketahui, salah satu anggota dewan dari parpol yang ada logo bintangnya sepertinya curi start untuk kampanye. Bisa dibilang kampanye hitam atau black campain. Sebab sebentar lagi pemilu dimulai. 


Tempat yang digunakan rumah ibadah tepatnya Mushola al Falah kampung Cibusung Karangsetra, Koroncong, Pandeglang. Acara bada isya itu dibuka oleh Ustadz Tubagud Junaedi. 


##

Posting Komentar

0 Komentar